Foto jadi PDF
Hasil scan atau foto dokumen, disatukan jadi satu PDF rapi. Urutannya kamu yang atur.
Ijazah, KTP, kontrak. Semua diproses di browser-mu sendiri, bukan di server orang. Baca janji privasi kami
Kamu memotret dokumen pakai HP, dan sekarang punya delapan file JPG, padahal yang diminta satu file PDF. PDFLokal menyatukannya jadi satu dokumen, dalam urutan yang kamu tentukan, langsung di browser. Fotomu tidak pernah diunggah ke mana pun.
Cara mengubah foto jadi PDF
- Seret semua fotomu ke kotak di atas, boleh banyak sekaligus.
- Buka Kelola Halaman untuk mengatur urutannya, atau memutar foto yang miring.
- Ketuk Unduh. Satu file PDF, siap diunggah ke mana pun.
Biasanya dipakai buat apa
Berkas lamaran dan pendaftaran: KTP, KK, ijazah, sertifikat. Semuanya difoto pakai HP, lalu harus dikumpulkan sebagai satu PDF.
Bukti transaksi, nota, atau surat yang difoto dan perlu dikirim rapi ke kantor atau klien.
Fotonya kebalik atau miring?
Buka Kelola Halaman dan putar halamannya sampai benar. Perputarannya ikut tersimpan ke PDF akhir, bukan sekadar terlihat lurus di layar lalu kembali miring saat dibuka orang lain.
Fotonya besar-besar, PDF-nya jadi berat
Wajar, foto dari kamera HP sekarang bisa beberapa megabita per lembar. Setelah jadi PDF, pilih ukuran Kompres di layar unduh, dan file-nya akan dikecilkan sampai masuk batas unggah tanpa bikin tulisannya susah dibaca.
Scan pakai HP tanpa aplikasi scanner
Kamu tidak butuh aplikasi scanner untuk membuat berkas yang layak dikirim. Foto dokumenmu di permukaan datar, di bawah cahaya yang rata, dari atas, lalu satukan di sini.
Hindari bayangan tanganmu sendiri jatuh ke kertas, dan usahakan seluruh dokumen masuk frame. Dua hal sederhana itu memisahkan berkas yang diterima dari berkas yang disuruh diunggah ulang.
Urutan itu penting
Galeri HP mengurutkan foto berdasarkan waktu pengambilan, dan itu sering bukan urutan yang diminta. Berkas yang halamannya kebalik-balik adalah alasan umum sebuah pendaftaran ditolak.
Buka Kelola Halaman dan seret kartu halaman sampai urutannya benar sebelum kamu mengunduh. Butuh sepuluh detik, dan menghindarkanmu dari mengulang seluruh proses.
Foto besar jadi PDF berat
Satu foto dari kamera HP masa kini bisa 3–8MB. Delapan lembar berarti PDF puluhan megabita, hampir pasti ditolak oleh formulir mana pun.
Setelah fotomu jadi PDF, pilih ukuran Kompres di layar unduh. Ukuran akhirnya ditampilkan sebelum kamu mengunduh, jadi kamu tahu berkasmu lolos sebelum mencoba mengunggahnya.
Kenapa harus jadi PDF
Hampir semua portal pendaftaran di Indonesia meminta satu file PDF, bukan setumpuk foto. Alasannya sederhana: PDF menjaga urutan halaman dan tidak berubah tampilannya di perangkat orang lain, sedangkan kumpulan JPG bisa tampil acak.
Menyatukannya jadi PDF juga membuat berkasmu terlihat rapi dan disiapkan dengan sungguh-sungguh, hal kecil yang tidak dinilai secara resmi, tapi tetap terlihat oleh orang yang memeriksanya.
Fotomu tidak diupload
Foto KTP, kartu keluarga, dan ijazah adalah data yang paling sering disalahgunakan kalau bocor. Situs lain memintamu mengunggahnya lebih dulu, lalu berjanji menghapusnya nanti.
Di PDFLokal tidak ada yang perlu dihapus, karena tidak ada yang pernah dikirim. Penyusunan PDF terjadi di dalam browser-mu, dan kamu bisa membuktikannya dengan mematikan internet sebelum menyeret fotomu ke sini.
Hasil scan yang rapi tanpa scanner
Kalau fotomu agak miring, putar halamannya lewat Kelola Halaman sampai lurus. Perputarannya benar-benar ditulis ke dalam PDF, jadi dokumenmu tetap tegak saat dibuka orang lain, bukan cuma terlihat lurus di layarmu sendiri.
Kalau warnanya kusam karena difoto di bawah lampu kuning, itu tidak jadi soal untuk sebagian besar keperluan administrasi: yang dinilai adalah keterbacaannya, bukan keindahannya. Pastikan seluruh tepi dokumen masuk ke dalam frame dan tidak ada bagian yang terpotong, itu yang paling sering membuat berkas disuruh diunggah ulang.
Sering ditanya
Format foto apa saja yang bisa?
JPG, PNG, dan WebP. Praktisnya semua yang keluar dari kamera HP atau aplikasi scan.
Urutan fotonya bisa diatur?
Bisa. Buka Kelola Halaman dan seret halaman ke posisi yang kamu mau.
Bisa campur foto dan PDF?
Bisa. Seret keduanya bersamaan; fotonya jadi halaman baru, lalu semuanya digabung jadi satu file.
Ada batas jumlah foto?
Tidak ada batas dari kami.
Perlu aplikasi scanner dulu?
Tidak. Foto biasa dari kamera HP sudah cukup, asal dokumennya rata, terang, dan masuk seluruhnya ke dalam frame.
PDF-nya jadi besar sekali, gimana?
Wajar, foto HP memang berat. Setelah jadi PDF, pilih ukuran Kompres di layar unduh untuk mengecilkannya sampai masuk batas unggah.